Labels

Sunday, December 8, 2013

~ Harapan Kosong ~

Setiap saat hadirmu selalu datang dan pergi .
Hadirmu selalu membuatku bingung .
Hadirmu membuatku seperti orang bodoh .
Apakah kau merasakan hal itu ?

Kau pergi sesuka hatimu,
Selalu saja begitu.
Mengapa kau pergi seperti itu?
Bisakah kau pergi dengan mengatakan sesuatu terlebih dahulu kepadaku?

Kau selalu pergi, menghilang membuatku curiga .
Kemana sajakah kamu saat menghilang?
Tak ada sedikit kabar yang kau berikan .

Dan saat kamu datang kembali dalam hidupku .
Aku masih membukakan pintu hatiku untukmu .
Dan aku masih saja memiliki cinta yg lebih .
Aku tetap mencintai walau kau menggantungkan aku .

Kau datang saat kau telah memiliki kekasih baru.
Datang dengan sebuah harapan kembali.
Datang dengan memberi kesempatan padaku kembali.
Padahal dirimu telah memiliknya, kekasih mu.

Namun, tetap saja kamu memberikan ku harapan.
Aku tak berpikir panjang.
Sehingga aku pun menjadi kekasih mu kembali.
Menjadi kekasih keduamu.

Bila ia tau kau memiliki ku.
Apakah ia akan tetap seperti aku dahulu?
Tetap pertahankan kamu walau kamu mendua?
Apakah setulus itu cinta ia kepadamu?
Aku ragu akan hal itu .

Aku kira kamu berubah setelah harapan kedua kau berikan .
"Mulai saat ini aku ga bakalan ninggalin kamu lagi aku bakalan terus ada buat kamu"
 Itu katamu saat kau berikan harapan padaku.

Tapi, mana bukti dari perkataan mu itu?
Kini engkau kembali hilang .
Kemana lagi dirimu?
Haruskah aku mencarimu kembali?

Jangan anggap aku ini seperti boneka .
Selalu kau permainkan sesuka hatimu.

Apakah aku dihidupmu?
Apa karna aku kekasih kedua mu?
Sehingga kamu bisa permainkanku sesuka hatimu?
Ingat, walaupun aku  kekasih keduamu .
Cinta ini lebih tulus dari kekasih pertamamu .

Harapan yang kau berikan .
Apakah itu harapan kosong?
Apakah itu hanya sekedar kata 'HARAPAN' .
Yang tak pernah ada hubungan kita kembali didalamnya .

Mengerti !! Lebih mengertilah aku .
Aku ingin diperhatikan kamu kembali .
Seperti kamu perhatikan kekasih pertamamu.

Jangan bedakan kami .
Posisi kami sama-sama kekasih mu.

No comments:

Post a Comment